Kata siapa nikah itu bikin bahagia? Sampeyan dibohongi. Kehidupan setelah pernikahan itu sama aja, ada suka ada duka, tapi memang banyak sukanya, tapi jangan abaikan dukanya. Halah! Bukan bermaksud menakut-nakuti yang belum membina bahtera rumah tangga lho ya, tapi memang begitu adanya.

Saya yang sudah pengalaman (hmmmm congkak) ini sudah merasakannya. Maksudnya momok dalam kehidupan setelah pernikahan di sini bukan berwujud mertua lho ya, eh, tapi beberapa pertanyaan yang menyayat hati.

Sekarang begini, pasca nikah apakah sampeyan pernah ditanyai, ‘Kapan punya momongan?’ Saya yakin sejuta dari sejuta orang pasti ditanyai ini dalam kehidupan setelah pernikahannya. Ya to? Terus rasanya bagaimana? Senang? Sedih? Geram? Atau biasa saja? Kalau saya sih, senyum kecut terus melengos. Kalau sampeyan bagaimana?

Itu baru satu contoh momok dalam kehidupan setelah pernikahan. Lainnya? Masih ada lagi, monggo disimak.

Selengkapnya…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s