Ulasan atas film Monty Phyton and The Holy Grail.

“Dan Sir Attila mengayunkan granatnya ke atas lalu berkata: ‘Ya Tuhanku, berkahilah granatmu ini, yang dengannya akan Kau hancurkan musuhmu hingga terkoyak berkeping-keping, dalam ampunan-Mu. Dan Tuhan menyeringai lalu berpesta daging domba, daging kukang, daging ikan mujair, daging ikan teri, daging orangutan, sereal sarapan, daging kelelawar, dan….”

(Book of Armament Chapter 2: 9-21 – Monty Phyton and The Holy Grail)

 Nukilan di atas adalah salah satu dialog dari film komedi legendaris, Monty Phyton and The Holy Grail. Bagaimana kurang absurd, sebuah “kitab suci” memiliki “ayat-ayat” yang luar biasa ganjilnya semacam itu. Bagaimana tidak ganjil, di film yang berlatarbelakangkan era kerajaan kuno ini sudah ditemukan granat tangan. Tapi itu masih satu dari ratusan hal-hal absurd yang ditebar oleh film terbitan tahun 1974 ini.

Berbicara tentang film kolosal, apa yang langsung terbersit di pikiran Anda? Kekejaman? Intrik politik yang mencekam? Makhluk-makhluk mitologi? Peperangan? Atau bahkan membosankan?

Film kolosal memang selalu kental dengan nuansa sejarah dan mitologi. Tidak banyak produsen film yang mampu membuat film kolosal bertemakan kerajaan yang memikat. Membicarakan sejarah memang tidak selalu menyenangkan. Terlebih lagi di era pesatnya teknologi informasi saat ini yang menuntut generasi sekarang untuk selalu terengah-engah memburu perkembangan jaman.

Bisa dihitung dengan jari film-film bertema kerajaan yang mampu diterima generasi saat ini. Salah satu yang paling terkenal saat ini yakni film serial Game of Thrones. Di luar itu, jarang sekali ditemukan film kerajaan yang mampu memikat kita untuk menikmati kisah-kisah di era jubah besi, ksatria berkuda dan benteng-benteng itu.

Tapi bagaimana dengan film komedi? Saya yakin sebagian besar orang menyukai film yang mampu mengocok perut ini. Namun saya juga yakin, tidak mudah untuk menemukan (apalagi membuat) film komedi yang benar-benar “baru” atau “unik”. Terlebih lagi di era kemudahan teknologi informasi yang membuat semua orang bisa menjadi “pelawak” melalui vlog (video-blog) atau Meme.

Film Monty Phyton and The Holy Grail inilah yang mampu menggabungkan kedua hal tersebut: kerajaan dan komedi. Tentu film ini bukan satu-satunya film yang bertemakan dua hal yang saling bertolak belakang tersebut. Masih banyak film-film bertemakan komedi kerajaan yang lain. Namun tidak banyak yang benar-benar memikat. Salah satunya yang menurut saya cukup jenaka adalah Robin Hood: Men in Tights (1993).

Sesuai dengan judulnya, film ini menceritakan tentang sekumpulan orang (yang dipimpin oleh King Arthur) yang berkelana mencari cawan suci (Holy Grail). Untuk apa dan bagaimana hasilnya? Tentu Anda harus menonton sendiri untuk menemukan jawabannya.

Sedari awal film dimulai, film ini sudah menggelitik penonton dengan credit yang jenaka. Bagaimana tidak, film macam mana yang memiliki kru khusus untuk melayani Moose (rusa Amerika)? Mulai dari koreografer khusus untuk Moose, penata kostum untuk Moose, pengusap ingus Moose, hingga special Moose effect. Absurdnya lagi, (sedikit spoiler) sepanjang film tidak ada sama sekali ditemukan Moose barang satu scene sekalipun!!

Bagi saya, guyonan-guyonan dalam film ini cerdas sekali. Bahkan meski sudah lebih dari tiga dekadepun, kejenakaan dalam film ini masih cukup segar untuk dinikmati saat ini. Tentu masalah kejenakaan adalah persoalan relatif, masalah selera. Setidaknya dibandingkan dengan film-film komedi saat ini yang cenderung menyinggung masalah rasial, agama, dan cenderung sarkas hingga memuakkan itu, film ini cukup mampu memberikan hiburan di tengah dunia perkomedian yang makin tidak lucu ini.

Jika Anda penyuka hal-hal absurd, film ini patut untuk dinikmati. Bukankah absurditas adalah puncak dari realitas?

Mari realistis, mari mengabsurd!!

Yogyakarta, 11 Januari 2017

Isya’

Sumber gambar: sini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s